Pages

Rabu, 20 Mei 2015

[TUGAS 2C] BEBERAPA TIPS UNTUK IBU HAMIL

A.  Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Bagi ibu-ibu muda yang sedang merencanakan untuk memiliki bayi, menjadi gemuk setelah melahirkan adalah sebuah ketakutan yang wajar. Setelah melahirkan umumnya memperlihatkan kenaikan berat badan yang lumayan besar dari berat semula sebelum hamil. Tapi jangan khawatir yang berlebihan semua itu dapat diatasi dengan prilaku hidup sehat. Adapun tips yang dapat dilakukan oleh para ibu untuk kembali menurunkan berat badan adalah sebagai berikut:
1.   Menyusui
Beberapa penelitian mengungakapkan bahwa aktifitas menyusui bayi bisa membantu ibu untuk menurunkan berat badannya secara bertahap, setidaknya selama 6 bulan setelah kelahiran. Dalam proses ini sejumlah hormon akan dilepaskan ke dalam tubuh, hormon-hormon inilah yang akan membantu rahim untuk mengembalikan tubuh ke bentuk semula seperti sebelum hamil. Sebagai informasi ketika menyusui itu berarti sama dengan membakar kalori sebesar 200 hingga 500 kalori perhari. Jumlah kalori yang sama jika anda berenang selama beberapa jam atau naik sepeda selama satu jam.

2.   Olahraga
Konsultasikan dengan dokter olahraga apa yang aman dilakukan dan kapan bisa mulai dilakukan. Ini penting terutama bagi ibu yang melahirkan melalui operasi caesar. Usahakan cari teman juga yang habis melahirkan dalam berolahraga agar bisa saling memotivasi.

3.   Bercengkerama Dengan Bayi
Salah satu cara yang menyenangkan adalah beraktifitas dengan bayi. Secara tidak langsung ini akan membakar lemak dalam tubuh. Misalnya dengan mengajak bayi berjalan-jalan dengan menggunakan stroller dan mendorongnya atau menggendongnya. Hal tersebut dapat membakar lemak dalam tubuh kita.

4.   Mengubah Kebiasaan Makan
Lebih baik makan 3 kali sehari dengan menu komplit daripada makan satu kali tapi di tambah cemilan yang manis dan kurang menyehatkan misalnya cokelat, snack. Untuk ibu yang masih menyusui jangan lupa memperhatikan kecukupan gizi dalam makanan yang dikonsumsi.Jangan lupa banyak mengkonsumsi air putih.

5.   Buat Target Realistis
Tidak mungkin berat badan kembali ke ukuran sebelum hamil dalam waktu sekejap. Karena itu untuk memotivasi diri, tempel foto sebelum hamil di tempat yang mudah terlihat, misalnya di kulkas.

6.   Tidur Yang Cukup
Mungkin Anda tidak bisa tidur penuh selama 8 jam per malam karena harus merawat bayi Anda. Tapi, kurang tidur bisa menghalangi usaha Anda menurunkan berat badan. Sebuah studi menemukan, ibu baru melahirkan yang tidur selama 5 jam atau kurang semalam cenderung lebih sulit menurunkan berat badan dibandingkan mereka yang tidur 7 jam.
Saat lelah, tubuh akan melepaskan cortisol serta hormon-hormon stres lainnya yang bisa memicu penambahan berat badan.Selain itu, saat kelelahan, Anda cenderung tidak akan memperhatikan kebutuhan Anda. Anda tidak akan terlalu memperhatikan mana makanan yang sehat. Anda bahkan cenderung memilih makanan yang bisa diolah dan diperoleh dengan mudah. Selain itu, Anda akan semakin malas melakukan aktivitas fisik. Mungkin Anda sudah sering disarankan untuk ikut tidur saat bayi Anda tidur, dan ini benar adanya. Tidur ayamlah sesering mungkin sepanjang hari dan tidurlah lebih awal, paling tidak sampai bayi Anda mulai tidur.

7.   Minta bantuan
Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, mintalah bantuan dokter dan pakar diet Anda. Pakar diet ini bisa membantu Anda menyusun rencana makan yang membantu Anda menurunkan berat badan secara aman dan efektif. Sedangkan dokter bisa menuntun Anda dalam menentukan jumlah berat badan yang harus diturunkan dan kapan saat yang tepat untuk mulai berolahraga.

B.     10 Cemilan Untuk Melangsingkan Badan Setelah Melahirkan

Setelah hamil 9 bulan dan menjalani proses melahirkan yang melelahkan, tentunya Bunda sangat senang setelah sang bayi lahir. Di sela kesibukan mengurus si kecil, tentunya tidak ada waktu khusus untuk melangsingkan badan setelah melahirkan. Bila Bunda mengurangi makan, Bunda pasti khawatir kualitas ASI untuk sang bayi akan berkurang. Padahal, ibu menyusui memerlukan kalori lebih banyak dibandingkan masa-masa ketika hamil. Lalu, bagaimana cara melangsingkan badan setelah melahirkan tanpa menyita waktu?

Menyusui dengan ASI juga dapat melangsingkan badan setelah melahirkan, karena membantu mengembalikan hormon tubuh menjadi seperti sebelum hamil. Namun, ada cara lain yaitu dengan memilih makanan cemilan yang membantu proses metabolisme tubuh. Sayuran, daging, ikan, dan makanan berserat tinggi adalah makanan-makanan yang dapat membantu melangsingkan badan setelah melahirkan karena membantu metabolisme tubuh. Di bawah ini, terdapat 10 contoh bahan makanan yang dapat dijadikan cemilan di saat lapar :
1.   Wortel dan seledri
Keduanya sangat rendah kalori. Penyajiannya sangat mudah. Cukup direbus saja lalu jadikan sebagai cemilan di saat lapar.
2.   Grapefruit
Buah ini mirip jeruk bali, tetapi lebih kecil. Grapefruit berkalori sangat rendah, namun berserat tinggi sehingga tubuh membakar kalori untuk mengurainya. Buah ini juga merendahkan insulin yang memerintahkan tubuh menyimpan lemak.
3.   Apel
Sama seperti grapefruit, apel juga berkalori sangat rendah namun membuat tubuh membakar kalori untuk mengurainya.
4.   Kalkun
Daging kalkun berprotein tinggi dan melancarkan metabolisme tubuh. Untuk menambah asupan kalsium, makanlah bersama dengan keju. Makanpun terasa lebih nikmat.
5.   Almond
Kacang ini mengandung fatty acid yang melancarkan metabolisme tubuh.
6.   Yogurt
Selain baik untuk pencernaan, kandungan protein di dalam yogurt membuat tubuh membakar kalori untuk mengurainya.
7.   Kacang-kacangan
Selain mengenyangkan, kacang-kacangan mengandung protein dan serat yang tinggi sehingga tubuh membutuhkan kalori untuk mengurainya.
8.    Gandum atau havermouth / oatmeal
Sama seperti grapefruit, gandum mengandung banyak serat dan merendahkan insulin yang mengatur penyimpanan lemak di dalam tubuh.
9.    Susu kacang kedelai
Pilihlah susu kacang kedelai tanpa gula untuk mengurangi kandungan kalori di dalamnya.
10.  Kayu manis
Rempah ini membantu mengatur kadar gula dalam darah dan juga mengatur metabolisme gula agar lebih efektif. Ngemil dalam jumlah sedikit tetapi sering lebih baik daripada langsung makan dalam jumlah banyak. Jangan tunggu hingga lapar untuk menghindari ngemil dalam jumlah banyak sekaligus.  Dengan jenis-jenis makanan di atas, melangsingkan badan setelah melahirkan menjadi lebih praktis.

C.    Makanan Yang Harus Anda Konsumsi Setelah Melahirkan

Selama kehamilan, pasti banyak makanan yang Anda hindari supaya bayi Anda terlahir sehat. Setelah Anda melahirkan, pasti ada rasa 'balas dendam' untuk makan makanan yang tidak bisa Anda makan selama masa hamil. Setelah melahirkan, Anda akan mengalami masa pemulihan. Seperti yang dilansir dari boldsky.com, ini Ladies makanan yang baik untuk Anda konsumsi setelah melahirkan.
1.     Pasta
Salah satu makanan yang baik Anda konsumsi setelah melahirkan adalah pasta. Tidak hanya tinggi kalori, pasta juga tinggi energi sehingga pasta dapat Anda konsumsi satu jam setelah melahirkan.

2.     Keju
Makanan berikutnya adalah keju Ladies. Produk olahan susu ini kaya akan kalsium. Baik untuk Anda yang juga menyusui.

3.     Buah dengan rasa asam
Banyak buah yang dapat Anda konsumsi setelah melahirkan, contohnya jeruk, nanas, atau anggur. Konsumsi buah dengan rasa asam ini dapat membantu datangnya flu, ingat Ladies, anak Anda masih rentan. Jika Anda terkena flu, Anda tidak bisa dekat-dekat dengan si kecil.

4.     Biji bunga matahari
Biji bunga matahari mengandung asam folat yang baik dikonsumsi setelah melahirkan. Mengonsumsi segenggam biji bunga matahari sebelum menyusui, akan meningkatkan produksi ASI Ladies.

5.     Kopi
Selama kehamilan, Anda dilarang keras untuk mengonsumsi kopi karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin. Tetapi setelah melahirkan, Anda boleh mengonsumsi segelas kopi. Segelas kopi akan membuat Anda rileks dan memberikan Anda energi pasca melahirkan.

6.     Susu
Susu merupakan minuman yang tinggi kalsium. Mengonsumsi susu sangatlah baik pada masa setelah melahirkan dan menyusui. Ada baiknya jika Anda minum segelas susu satu jam sebelum menyusui bayi Anda yang baru lahir.

7.     Sayuran berdaun
Si ibu baru harus makan banyak sayuran berdaun untuk menyeimbangkan vitamin K. Vitamin K akan membantu bayi menyerap zat besi yang dihasilkan melalui ASI.

8.     Ikan
Asam lemak dan omega 3 yang biasa ditemui pada ikan semacam salmon dan tuna dapat membantu perkembangan otak dan mata bayi Anda. Tetapi para ahli mengatakan, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari dua porsi ikan selama seminggu. 

9.     Karbohidrat sehat
Anda butuh karbohidrat untuk mengganti tenaga Anda yang hilang. Beberapa jenis karbohidrat yang sehat yang harus Anda konsumsi setelah melahirkan adalah beras merah dan gandum.

10.  Granola
Granola adalah makanan dari Amerika seperti bar yang mengandung gandum, kacang-kacangan, dan madu. Granola baik dikonsumsi ibu yang baru melahirkan karena mengandung serat yang baik untuk usus. Selain itu, Granola juga dapat membangun kekuatan otot Anda.

Sumber :


0 komentar:

Posting Komentar